- Sate Petir Pak Nano: Disambar Sate Petir Racikan Pak Nano yang Bikin Ketar-ketir
- Sagoo Kitchen: Gurih Mantap! Nasi Goreng Kunyit Ayam Bledos di Resto Jadoel
- Melewati Garut? Jangan Lupa Makan Enak Dulu di 5 Tempat Ini
- Hotel Indonesia Natour Raih Penghargaan dari ITTA Foundation
- Beda Tahu Petis Bandung yang Dicicip Jokowi dengan Tahu Petis Semarang
- Redjeki Kuliner: Malas Masak? Pesan Saja Ayam Goreng dan Sayur Lodeh Enak Ini
- Sumber Bestik Pak Darmo: Empuk Gurih Bestik Lidah yang Menggoyang Lidah
- Waroeng Keroepoek : Menikmati Wedang Bergaya Kekinian di 'Cafedangan'
Benteng Amsterdam
Benteng Amsterdam dibangun oleh Belanda pada awal abad ke-17, ketika perdagangan rempah-rempah mulai dilaksanakan di Ambon. Benteng ini terletak tidak jauh dari Gereja Tua Hila. Benteng Amsterdam adalah bangunan kedua yang dibangun Belanda di Ambon, setelah Kasteel Van Verre. Benteng ini dibangun setelah Vereenigde Oost Indische Compagnie (VOC) didirikan di Belanda oleh Heeren Zeventien. Seorang ahli sejarah dan pengamat alam bangsa Jerman yang bekerja untuk tentara Belanda bernama George Everhard Rumphius pernah tinggal di benteng ini pada kurun 1660 - 1670, dan menulis buku tentang flora dan fauna Ambon. Benteng Amsterdam direnovasi pada tahun 1993.
Benteng Amsterdam merupakan bangunan tua yang sudah berusia ratusan tahun, dan menjadi bagian tak terpisahkan dari sejarah penguasaan VOC di Ambon. Benteng ini terletak di tepi pantai yang sangat tenang dan indah.
Benteng Amsterdam terletak di Kecamatan Hila, Ambon. Tempat ini bisa dicapai dengan mobil dari Ambon selama sekitar satu jam. Jika mempergunakan kendaraan umum, pengunjung dapat naik bus dari Ambon ke Kecamatan Hila
www.wisatamelayu.com

Provinsi
